Orientasi dan Mobilitas bagi Hambatan Penglihatan
Buku Orientasi dan Mobilitas bagi Hambatan Penglihatan ini menyajikan panduan sistematis untuk mengembangkan kemandirian spasial individu tunanetra, mengintegrasikan komponen Orientasi (kognitif) dan Mobilitas (motorik). Orientasi berfokus pada pelatihan indera non-visual (pendengaran, perabaan, kinestetik) untuk membentuk Peta Kognitif yang akurat, memungkinkan penetapan posisi diri dan perencanaan rute yang fleksibel. Mobilitas mengajarkan eksekusi fisik pergerakan yang aman dan efisien, terutama penguasaan Tongkat Panjang sebagai sensor taktil jarak jauh untuk deteksi drop-offs (perubahan elevasi) dan rintangan.
Materi dibagi secara progresif, dimulai dari landasan filosofis otonomi dan normalitas, kemudian berlanjut ke pengembangan sensorik dasar dan teknik perlindungan diri. Inti buku ini mencakup teknik Mobilitas, seperti Pencarian Jalur (Trailing), Penyelarasan Diri (Squaring Off), dan protokol Pendamping Awas (Sighted Guide). Puncak kurikulum melibatkan Mobilitas di lingkungan urban yang kompleks serta integrasi teknologi asistif, dengan penekanan pada pemecahan masalah rute dan generalisasi keterampilan. Secara holistik, O&M bertujuan untuk meningkatkan self-efficacy, mereduksi kecemasan perjalanan, dan menjamin partisipasi penuh individu dalam kehidupan sosial dan ekonomi, yang secara langsung meningkatkan kualitas hidup mereka.