Pertanyaan yang Sering Diajukan,

Bagaimana prosedur pengajuan ISBN?

Pengajuan ISBN dilakukan secara online pada laman Pengajuan ISBN Buku.

Penulis yang mengajukan ke link tersebut ISBN harus melakukan registrasi, yaitu:

  • Registrasi ISBN/ Registrasi Judul

    Siapkan berkas persyaratan untuk mengisi ruas lampiran, ruas dummy dan ruas link. (baca lebih lanjut pada Prosedur di Menu Download website press.unilak.ac.id)

Apakah ISBN yang sudah ditetapkan terhadap sebuah judul buku dapat dibatalkan?

Dengan adanya pengisian SURAT PERNYATAAN KEASLIAN KARYA, lampiran DUMMY BUKU dan pencantuman LINK BUKU pada saat pengajuan ISBN sudah dipastikan buku tersebut siap naik cetak. Jadi sangat tidak dimungkinkan untuk melakukan pembatalan terhadap ISBN yang sudah divalidasi untuk sebuah judul.

Apakah semua buku dapat diberikan ISBN?

Berdasarkan Peraturan Perpustakaan Nasional nomor 5 tahun 2022, pada Pasal 2 disebutkan bahwa buku yang dapat diberikan cantuman ISBN adalah buku yang disebarluaskan secara umum dan dapat diakses secara umum. 

Fasilitas apa saja yang diberikan oleh Layanan ISBN Perpustakaan Nasional?
  • Layanan ISBN UNILAK PRESS diselenggarakan secara online melalui halaman Pengajuan ISBN buku.
  • Produk layanan ISBN UNILAK PRESS berupa cantuman ISBN, Barcode dan katalog dalam terbitan (KDT).
  • UNILAK PRESS juga memberikan bimbingan konsultasi dan edukasi ISBN yang diadakan setiap akhir bulan, selain itu disajikan juga berbagai tutorial untuk memberikan panduan pemahaman seputar prosedur ISBN.
  • Penelusuran dan temu kembali informasi dapat dilakukan secara umum dikolom pencarian pada situs press.unilak.ac.id Fasilitas ini mungkin dibutuhkan untuk mencari terbitan tertentu melalui JUDUL. 
  • Barcode ISBN sangat membantu proses pengecekan, pendistribusian dan pemasaran buku. Pada temu kembali informasi, barcode menjadi sarana yang bisa mempercepat proses pencarian.
  • Melalui aplikasi ini, UNILAK PRESS dapat memantau siapa saja dosen yang pernah menerbitkan buku dalambentuk karya cetak dan karya rekam, sehingga menjadi pengingat yang baik agar penerbit senantiasa memberikan kontribusi dari hasil cetakannya untuk dsimpan, dan dilestarikan serta didayagunakan oleh seluruh masyarakat.