FOMO Marketing
Di era "Ekonomi Perhatian" (Attention Economy), Fear of Missing Out (FOMO) telah berevolusi dari sekadar fenomena kecemasan sosial menjadi instrumen persuasi pemasaran digital yang sangat terukur. Buku referensi ini membedah secara komprehensif bagaimana rasa urgensi dan kelangkaan (scarcity) dapat direkayasa secara strategis untuk memotong kepadatan informasi dan mempercepat pengambilan keputusan konsumen.
Lebih dari sekadar taktik promosi, buku ini mengupas tuntas landasan psikologis di balik FOMO dan integrasinya ke dalam arsitektur marketing funnel modern. Melalui studi kasus lintas industri mulai dari e-commerce hingga institusi pendidikan pembaca akan dipandu memahami analitik performa kampanye, sekaligus menarik garis tegas antara persuasi etis dan manipulasi digital (dark patterns) guna menjaga kepercayaan publik.
Ditutup dengan proyeksi masa depan pemasaran di era Kecerdasan Buatan (AI) dan Web 3.0, FOMO Marketing menyajikan kerangka kerja (framework) esensial bagi akademisi, praktisi pemasaran, dan pemimpin institusi untuk menguasai seni keseimbangan antara kecepatan konversi dan loyalitas konsumen jangka panjang.